Contractual Risk Mapping and Sharia Compliance: Evaluating Microfinance Schemes in the Fashion Industry
Abstract
Informal credit practices in rural micro-fashion retail play a strategic role in addressing consumer liquidity constraints; however, they frequently neglect standardized Shariah compliance frameworks. This study aims to analyze the level of Shariah compliance and map contractual risks within the credit schemes of rural micro-fashion businesses. Employing a descriptive qualitative approach with an exploratory case study design at Nurtatik Fashion Store in Pandan Lagan Village, data were gathered through participatory observation, semi-structured in-depth interviews with the store owner, debtors, and local community leaders, as well as documentation studies. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, verified via source and method triangulation. The findings reveal that, on a fundamental substance level, the credit sales transactions align with muamalah principles—being free from interest rates (riba) and exploitative late fees—and comply with DSN-MUI Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000. However, procedural deviations from Shariah principles occur due to complete reliance on oral agreements lacking written documentation (al-kitabah). The absence of payment receipts and unclear maturity dates induce gharar fahish (major uncertainty), which triggers moral hazard, disputes over receivable balances, and negatively impacts the principle of Hifz al-Mal (protection of wealth) for both parties. This study recommends reconstructing transaction management through written contract agreements and payment control cards to eliminate gharar, mitigate operational risks, and achieve transparent and sustainable micro-business governance.
References
Assaat, L., Rahmawati, E., & Mufid, A. (2023). Qualitative inquiry in Islamic economics research: Methodological applications and rigor. Journal of King Abdulaziz University: Islamic Economics, 36(1), 55–71.
Aulia, R., & Zulkifli, M. (2025). Pengelolaan arus kas dan manajemen piutang usaha mikro dalam perspektif fikih muamalah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 10(1), 45–58.
Fadli, A., & Rahmad, N. (2023). Sistem kepercayaan dan budaya transaksi lisan pada UMKM pedesaan. Jurnal Sosiologi Ekonomi, 8(2), 112–125.
Fathoni, M. A., & Mufid, A. (2023). Transparansi margin keuntungan pada akad murabahah pedagang eceran. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 7(2), 112–126.
Fauzi, M., Rahmawati, E., & Arifin, S. (2023). Etika muamalah dan tanggung jawab moral dalam akad jual beli angsuran. Jurnal Kajian Ekonomi Islam, 5(3), 201–215.
Firmansyah, A., & Utami, S. (2023). Social capital and debt repayment behaviors in traditional markets. International Journal of Social Economics, 50(4), 512–527.
Hamzah, Z., & Ridwan, A. (2023). Penerapan prinsip al-wuduh dan pencatatan transaksi kredit pada sektor peritel kecil. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 7(1), 89–102.
Handayani, T., & Rachman, A. (2023). Peran pembiayaan kredit mikro terhadap keberlangsungan usaha pedagang kecil. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(1), 88–101.
Hapsari, R., & Fauzi, A. (2024). Implementasi prinsip transparansi akad murabahah berdasarkan standar DSN-MUI. Jurnal Muamalat Kontemporer, 6(1), 30–44.
Hidayat, N., & Zulkifli, M. (2023). Analisis kepatuhan syariah pada transaksi perdagangan eceran di sektor mikro. Jurnal Syarikah: Jurnal Ekonomi Islam, 9(2), 175–189.
Hidayat, R., Syafi'i, M., & Firmansyah, A. (2024). Analisis unsur gharar fahish dalam transaksi jual beli bertahap tanpa akad tertulis. Jurnal Riset Muamalah, 6(1), 33–47.
Ibrahim, F., & Muna, N. (2023). Relevansi QS. Al-Baqarah ayat 282 terhadap tata kelola administrasi piutang usaha kecil. Jurnal Studi Al-Qur'an dan Muamalah, 4(2), 150–163.
Kurniati, N., & Hasanah, U. (2024). Evaluasi penerapan akad bai' bithaman ajil pada ritel mikro pedesaan. An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, 11(1), 102–119.
Kurniawan, D., & Fitri, A. (2025). Mitigasi risiko kredit macet pada UMKM berbasis prinsip hifz al-mal. Jurnal Keuangan Syariah, 9(1), 77–90.
Lestari, D., & Santoso, B. (2023). Risiko administrasi dan manajemen piutang pada usaha mikro sektor fashion. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 8(3), 201–214.
Lubis, H. (2024). Pencegahan sengketa muamalah melalui pembuktian otentik dalam akad murabahah. Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 11(2), 180–194.
Mulyani, S., & Rahmawati, I. (2023). Literasi keuangan syariah dan implikasinya terhadap perilaku transaksi pedagang pasar tradisional. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(3), 3410–3421.
Nasution, I., & Azhari, M. (2024). Implementasi maqashid syariah dalam perlindungan harta pedagang eceran. Jurnal Maqashid Syariah, 5(2), 99–113.
Nurbaiti, S., & Siregar, T. (2024). Dampak ketidakpastian tenggat pembayaran terhadap keabsahan akad bai' bi at-taqsith. Jurnal Transaksi Syariah, 8(1), 55–68.
Nurhayati, S., Wasilah, W., & Harahap, S. (2023). Reconstruction of informal credit agreements under Islamic contract law. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(2), 210–225.
Pratama, B. (2023). Moral hazard dan keterlambatan bayar pada transaksi kredit berbasis kekeluargaan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(3), 310–322.
Pratama, Y., Hidayah, N., & Subagyo, S. (2024). Liquidity management and informal credit mechanism in rural micro-enterprises. Asian Journal of Islamic Finance, 12(1), 15–29.
Rahmat, A., & Febriani, D. (2024). Modal sosial vs kepatuhan syariah: Dilema transaksi kredit lisan pada UMKM. Jurnal Kajian Ekonomi Islam, 8(1), 55–70.
Ramadhan, K., & Nastiti, W. (2024). Kesesuaian penerapan akad murabahah ritel terhadap Fatwa DSN-MUI. Jurnal Hukum Bisnis Islam, 12(1), 14–29.
Ramadhani, F., & Wibowo, A. (2024). Pemetaan potensi gharar dan riba pada praktik penundaan pembayaran kredit konsumtif. Jurnal Fikih Muamalah, 5(2), 140–155.
Saputra, M., Nurani, N., & Zaky, M. (2025). Shariah compliance mapping in non-formal micro-retail transactions. Indonesian Journal of Shariah and Justice, 5(1), 12–28.
Sari, D. P., & Yulia, N. (2024). Perlindungan hak konsumen dan penjual dalam transaksi cicilan tanpa bukti pembayaran. Jurnal Hukum Muamalat, 6(2), 123–136.
Setiawan, E., Wahyudi, I., & Susilowati, E. (2025). Strategi restrukturisasi administrasi kredit usaha mikro sesuai prinsip syariah. Jurnal Manajemen Usaha Islam, 7(1), 202–216.
Setiawan, R., Arifin, Z., & Kurniawan, H. (2025). Contractual risk mitigation in rural micro-finance: An Islamic economic approach. Journal of Islamic Financial Studies, 11(1), 77–93.
Suryani, T. (2023). Penetapan margin keuntungan pada jual beli kredit dalam fikih muamalah kontemporer. Jurnal Kebijakan Ekonomi Syariah, 3(2), 88–101.
Umar, M., & Fatimah, S. (2025). Prinsip maysarah dalam penyelesaian penundaan kewajiban pembayaran konsumen. Jurnal Ekonomi Syariah Kontemporer, 11(1), 60–74.

















Contact Person +6282139474255
Email : ijevss@citakonsultindo.or.id / editor.ijevss@gmail.com