Analysis of the Production Process, Income, and Distribution of Rice Seeds from the Seed Management Unit (UPBS) at the Wawotobi Experimental Farm in Konawe Regency

  • Narto Triwijoyo Alumnus of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University, Kendari City, Indonesia
  • Ine Fausayana Faculty of Agriculture, Halu Oleo University, Kendari City, Indonesia
  • Rosmawaty Faculty of Agriculture, Halu Oleo University, Kendari City, Indonesia
Keywords: certified rice seeds, production process, income, distribution, UPBS

Abstract

This study aims to 1) Determine the production process of certified rice seeds at the Wawotobi experimental garden, 2) See the income obtained by the Wawotobi experimental garden from the sale of certified rice seeds during one harvest period, 3) Determine the distribution flow carried out by the Wawotobi experimental garden for harvested rice seeds. This study was conducted from July to December 2025. The determination of the research location was determined purposively. The research sample was determined purposively, namely the UPBS manager and technical staff directly involved in seed production and distribution activities. Data analysis was carried out using qualitative descriptive methods to describe the seed production and distribution process, as well as quantitative descriptive methods to analyze income through calculating the difference between revenue and production costs. The results of the study indicate that the certified rice seed production process at the UPBS Wawotobi Experimental Garden has been carried out in accordance with certification standards, starting from land preparation, selection of superior varieties, nurseries, planting, plant maintenance, roguing, harvesting, post-harvest processing, to laboratory testing and labeling. UPBS's revenue from the sale of certified rice seeds during a single harvest period is Rp20.185.938. Seed distribution is carried out through direct sales to farmers and breeders, as well as through grants to support government programs and the dissemination of new superior varieties

References

Andoko, A. (2002). Budidaya padi unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.
Balitbangtan. (2019). Petunjuk teknis budidaya padi sawah. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Balitbangtan. (2019). Petunjuk teknis budidaya padi sawah. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Cahyaningrum, M. C. K., Suamba, I. K., & Suryawardani, I. G. A. O. (2018). Manajemen Produksi dan Pemasaran Benih Padi di PT. PERTANI (Persero) Cabang Bali. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism), 7(1), 11.
Handayani, R., & Putra, A. (2020). Pengaruh kepadatan bibit dan kedalaman tanam terhadap pertumbuhan awal padi. Jurnal Risalah Pertanian, 8(2), 89–97.
Hartono, Y., Nurwahidah, S., Hakim, L., Mastar, S., Annas, A., Agribisnis, P. S., Pertanian, F., & Samawa, U. (2024). Analisis Manajemen Produksi Benih Padi Bersertifikat Pada Bbi Pertanian Upb Utan Kabupaten Sumbawa. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Samawa, 4(2), 2024.
Ibrahim, R. (2021). Analisis biaya dan pendapatan usahatani padi sawah. Agrinesia, 5(3), 189–197. Universitas Negeri Gorontalo.
Ibrahim. (2021). Analisis penerimaan dan pendapatan usahatani padi sawah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(1), 55–64.
Kartasapoetra, A. G. (1986). Teknologi Benih: Pengolahan dan Penyimpanan. Jakarta: Bina Aksara.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Petunjuk teknis budidaya padi dengan sistem jajar legowo. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Jakarta.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Petunjuk teknis pemupukan padi sawah berimbang. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Jakarta.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Petunjuk teknis budidaya padi. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.
Makarim, A. K., Suhartatik, E., & Rahmini. (2018). Teknologi produksi benih padi untuk meningkatkan mutu genetik dan daya hasil. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 37(2), 85–96.
Nugraha, F., & Mulyani, C. (2020). Evaluasi respons varietas padi unggul terhadap pengendalian dormansi dan kecambah dini. Jurnal Sumberdaya Lahan dan Tanaman Pangan, 8(3), 123–132.
Prasetyo, B., et al. (2017). Strategi pemeliharaan awal padi setelah tanam pindah. Jurnal Tanaman Pangan Indonesia, 6(3), 112–120.
Rahayu, S., & Sudjana, A. (2019). Pengaruh perlakuan perendaman benih terhadap percambahan dan vigor bibit padi. Jurnal Agronomi dan Tanaman Pangan, 15(2), 89–98.
Rahman, M., & Siregar, T. (2019). Pengaruh umur semai terhadap pertumbuhan dan hasil padi sawah. Jurnal Agronomi Indonesia, 47(1), 55–64.
Rini, A., & Pranoto, S. (2018). Analisis pengaruh kerapatan semai terhadap pertumbuhan bibit padi pada pesemaian. Jurnal Produksi Tanaman, 12(1), 55–62.
Samrin, Yunus, Milkiades, P., & Zainuddin, Y. (2021). Produksi benih sebar padi sawah dan penyebarannya di Sulawesi Tenggara. Jurnal Agribisnis dan Perbenihan, 6(2), 133–142.
Setiadi, D., Prasetyo, B., & Lestari, R. (2020). Analisis struktur biaya dan efisiensi produksi benih padi bersertifikat. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(1), 45–56.
Siregar, M. (2016). Analisis biaya dan pendapatan usaha perbenihan padi di sentra produksi. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 9(3), 112–121.
Siregar, T., & Hutapea, R. (2017). Pengaruh tingkat pelumpuran terhadap sifat fisik tanah dan pertumbuhan padi sawah. Jurnal Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, 4(2), 123–130.
Soekartawi. (2016). Analisis usahatani. Jakarta: UI-Press. Sudarman, A. (2004). Teori ekonomi mikro. Yogyakarta: BPFE.
Sudirman, A. (2019). Kontribusi input produksi terhadap biaya total usaha perbenihan padi. Jurnal Agriekonomika, 8(2), 134–142.
Suhendrata. (2008). Peranan benih varietas unggul bersertifikat dalam peningkatan produktivitas padi. Jurnal Teknologi Pertanian, 9(1), 45–52.
Suratiyah, K. (2011). Ilmu usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.
Uzzam. (2011). Peran sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(2), 145–156.
Widiatmaka, N., et al. (2018). Efisiensi pola tanam jajar legowo terhadap pertumbuhan padi sawah. Jurnal Produksi Tanaman, 13(1), 72–81.
Yuliani. (2024). Analisis pendapatan dan kelayakan usahatani sebagai indikator keberlanjutan usaha pertanian. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 9(1), 23–32.
Published
2026-02-28
How to Cite
Triwijoyo, N., Fausayana, I., & Rosmawaty. (2026). Analysis of the Production Process, Income, and Distribution of Rice Seeds from the Seed Management Unit (UPBS) at the Wawotobi Experimental Farm in Konawe Regency. International Journal of Technology and Education Research, 4(01), 425-438. https://doi.org/10.63922/ijeter.v4i01.3015