The Effectiveness of Village Fund Allocation Management in Improving the Development of Petak Village, Nuhon District, Banggai Regency
Abstract
Village Fund Allocation (ADD) is an essential instrument in supporting village governance and promoting community development and empowerment. However, in practice, the effectiveness of ADD management still faces various challenges in terms of planning, implementation, and accountability. This study aims to analyze the effectiveness of Village Fund Allocation (ADD) management in enhancing the development of Petak Village, Nuhon Subdistrict, Banggai Regency, as well as to identify the supporting and inhibiting factors in its management. The research method employed is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation, with primary informants including village government officials and the community. Data analysis was performed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the management of ADD in Petak Village covering the stages of planning, implementation, administration, reporting, and accountability has generally operated effectively and in accordance with applicable regulations. ADD contributes positively to village infrastructure development and community empowerment, although several obstacles remain, such as limited human resources, suboptimal community participation, and technical constraints in reporting.
References
Arfan, A., & Suryana, N. (2020). Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Perspektif Akuntabilitas Publik. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 5(2), 99–111.
Bogdan, R. dan T. (1996). No TiPengantar Metode Penelitian Kualitatif, Terjemahan oleh Arief Rurchan,tle.
Fitriani, W., & Nurhidayat, D. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Program Dana Desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(3), 225–238.
Harsoyo. (1977). Pengelolaan Pembangunan: Suatu Pendekatan Administrasi. Jakarta: PT Gunung Agung.
Haryanto. (2007). Good Governance: Konsep, Teori, dan Aplikasinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Koentjaraningrat. (1977). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.
M Meriza, M Mardianto, A. E. E. (2018). Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Add) Di Desa Tanjung Tambak Baru Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir.
Makmur. (2010). Efektivitas Kebijakan Publik. Bandung: Refika Aditama.
Makmur. (2011). Efektivitas Kebijakan Kelembagaan Pengawasan, PT Refika Aditama, Bandung.
Mardiasmo. (2004). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Andi Offset.
Mardiasmo. (2017). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.
Nugroho, R. (2003). Kebijakan Publik: Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Nurcholis. (2011). Pertumbuhan dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Jakarta: Erlangga.
Raharjo, P. (2006). Pembangunan Pedesaan dan Perdesaan di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Rustian Kamaluddin. (2001). Beberapa Aspek Pelaksanaan Kebijaksanaan Pembangunan Daerah (Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Sujarwo. (2019). Tantangan Administrasi dalam Pelaporan Dana Desa. Jurnal Kebijakan Publik, 11(2), 87–95.
Suwandi, I., & Mulia, M. (2021). Implementasi Dana Desa dalam Meninggkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 40–51.
Sugiyono. (n.d.). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta.
Tangkilisan, H. N. S. (2002). Manajemen Publik. Jakarta: PT Grasindo.
Wardoyo. (1980). Dasar-Dasar Manajemen. Jakarta: CV Rajawali.
Wicaksono, K. W., & Setyowati, E. (2019). Efektivitas Penggunaan Dana Desa dalam Pembangunan Fisik dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Administrasi Publik, 7(2), 112–123.
Wasistiono, S. (2006). Otonomi Desa: Perkembangan dan Masalahnya. Bandung: Fokusmedia.
Widjaja, H. A. W. (2012). Otonomi Desa: Merupakan Otonomi yang Asli, Bulat, dan Utuh. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.




.png)











Contact Person +6282139474255
Email : ijeterjournal@gmail.com